Koenigsegg, pabrikan hypercar asal Swedia yang terkenal dengan mobil-mobil performa ekstrem dan eksklusif, kembali menjadi sorotan komunitas otomotif global. Salah satu berita paling hangat adalah peluncuran hypercar terbaru mereka, Sadair’s Spear, yang dirancang sebagai versi paling ekstrem dari seri Jesko dan diproduksi sangat terbatas, hanya 30 unit yang langsung ludes terjual. Model ini dibangun dengan fokus utama pada performa lintasan dan aerodinamika yang agresif, menghasilkan tenaga hingga sekitar 1.600 hp dan aerodinamika yang ditingkatkan untuk menang di trek maupun jalan raya.
Prestasi Sadair’s Spear tidak hanya sekadar angka di atas kertas — hypercar ini sudah mencatatkan rekor baru di WeatherTech Raceway Laguna Seca, mencatatkan waktu yang sangat kompetitif meskipun menghadapi batasan tingkat kebisingan dan bobot roda yang lebih berat. Pencapaian ini semakin membuktikan kemampuan Koenigsegg dalam merancang kendaraan yang tidak hanya kuat di lintasan tertutup tetapi juga dalam kondisi uji yang menuntut.
Meski fokus utama Koenigsegg tetap pada hypercar ultra-eksklusif, perusahaan juga mengevaluasi kemungkinan memperluas pasar dengan model yang lebih “terjangkau” dan volume produksi sedikit lebih tinggi. Langkah ini terlihat dari perekrutan eksekutif berpengalaman yang sebelumnya bekerja di industri otomotif performa tinggi untuk membantu pengembangan strategi baru, meskipun detail konkret tentang model yang lebih murah masih sangat terbatas.
Namun, pabrikan ini tetap skeptis terhadap tren kendaraan listrik di segmen hypercar, dengan pernyataan dari CEO Christian von Koenigsegg bahwa permintaan pasar untuk hypercar listrik murni masih rendah. Koenigsegg memilih untuk mempertahankan filosofi performa mesin pembakaran internal dan teknologi hybrid canggih, berbeda dengan beberapa pesaing yang mulai beralih total ke elektrifikasi.
Kalau kamu mau, aku bisa buat versi ringkas layaknya berita koran atau rinci tentang model tertentu seperti Jesko Absolut đźš—đź’¨