Volkswagen kini menargetkan segmen mobil listrik kompak yang lebih terjangkau dengan agresif. Dalam ajang IAA Mobility 2025 di Munich, VW memperkenalkan jajaran kendaraan listrik kecil (EV) harga terjangkau, termasuk model entry-level seperti ID.EVERY1 yang diperkirakan mulai dari sekitar €20.000. Menurut rencana VW, model ini akan mulai diluncurkan di Eropa sekitar tahun 2026–2027.
Di pasar Tiongkok, VW memperkuat strategi “In China, for China”. Melalui usaha patungan FAW-Volkswagen, mereka akan meluncurkan sekitar 10 model baru mulai 2026, termasuk mobil listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), dan range-extender. Selain itu, di Auto Shanghai 2025, VW menampilkan konsep ICV (Intelligent Connected Vehicles) dengan sistem bantuan berkendara otomatis (ADAS) yang dikembangkan bersama CARIZON.
Sementara itu, VW juga melakukan inovasi di sisi sumber daya energi: lewat anak usahanya, Elli, mereka meluncurkan pilot “bidirectional charging” (pengisian dua arah) di beberapa EV berbasis platform MEB. Konsep ini memungkinkan baterai mobil digunakan sebagai penyimpan energi, sehingga bisa mendukung rumah atau jaringan listrik—sebuah langkah ramah lingkungan yang potensial untuk masa depan energi mobil listrik.
Dalam konteks lokal Indonesia, Volkswagen membawa kabar positif lewat model listrik legendarisnya: ID.Buzz (versi Kombi listrik). MPV listrik ini siap dikirim ke konsumen mulai Mei 2025. Saat peluncuran di IIMS 2025, ID.Buzz Long Wheelbase dihargai sekitar Rp 1,495 miliar.
Kalau mau, bisa aku cek semua kabar VW di Indonesia (2024–2025): rilis mobil, pajak, infrastruktur, dan prediksi pasar — mau aku cari?